Ribuan Pegawai Pemkot Tangsel Ogah Dites Urine

by -19 views

Jamaninfo, Tangerang Selatan: Dari 2.144 pegawai di Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hanya 375 orang saja yang menjalani tes urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), pada Rabu (24/11/2021). 

Pemeriksaan itu bertujuan untuk memastikan tidak adanya pejabat, mulai dari kepala dinas hingga staf pada organisasi perangkat daerah (OPD), yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. 

“Yang mengikuti tes urine hanya 375 orang,” ungkap Adrea Retha Zulhelfi, Plh Kepala BNNK Tangsel kepada rri.co.id. 

Pria yang juga menjabat Kasubag Umum BNN Tangsel itu mengatakan, kegiatan tes urine di lingkup Pemkot Tangsel sebagai wujud pelaksanaan Inpres Nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika tahun 2020-2024. 

“Di mana untuk tahun 2021 ini target 3% ASN (Aparatur Sipil Negara, red) yang dilaporkan kepada presiden,” jelas Adrea. 

Pemerintah Kota Tangsel, lanjutnya, sudah menerbitkan regulasi Perda Nomor 3 tahun 2021 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika pada 15 April 2021. 

“Dengan terbitnya regulasi ini maka menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota Tangsel di usia ke-13 sangat mendukung Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika atau P4GN,” terangnya. 

“Ini merupakan bentuk sinergitas yang baik antara BNN yang merupakan instansi pemerintah pusat dengan lemerintah kota sebagai instansi pemerintah daerah juga sekaligus kolaborasi yang baik dalam mewujudkan Kota Tangsel Bersih dari narkoba,” sambung dia.

Saat disinggung bagaimana hasil dari tes urine tersebut? Adrea menyatakan, hal itu pihaknya akan menyampaikannya langsung kepada Wali Kota Tangerang, Benyamin Davnie. 

“Nanti hasilnya Pak Wali yang akan menyampaikannya,” pungkas Adrea.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.