Sandiaga Berupaya Jadikan Dangdut Warisan Tak-Benda UNESCO

by -27 views

Jamaninfo, Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno terus berupaya menjadikan musik Dangdut sebagai warisan tak benda  ke UNESCO. 

Hal itu disampaikan saat bertemu dengan raja Dangdut Rhoma Irama dalam penyaluran bantuan hewan kurban, Rabu (21/7/2021).

“Saya juga sekaligus memberikan update mengenai perkembangan usulan kami ke UNESCO, untuk menjadikan musik dangdut sebagai warisan budaya tak benda,” kata Sandiaga di akun Instagramnya yang dilihat RRI.co.id, Kamis (22/7/2021).

“Yuk dangdut mania, kita terus do’akan dan dukung agar ikhtiar ini bisa bisa terwujud. Musik Dangdut semakin mendunia,” tambahnya.

Dalam momentum Idul Adha, bersama dengan  Rhoma Irama, Sandiaga menyalurkan bantuan hewan qurban kepada Forum Silaturrahmi Ta’mir Masjid dan Mushalla (Fahmi Tamami) sebagai bentuk penguatan dan pemberdayaan ekonomi umat, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, membantu mereka yang membutuhkan.

Sandiaga Uno juga berbagi seribu kurban kepada mereka yang membutuhkan di seluruh Indonesia.

Penyerahan Sapi Kurban dari Sandiaga Uno untuk masyarakat yang membutuhkan dicanangkan dengan aksi langsung bersama OK OCE Kemanusiaan.

OK OCE Kemanusiaan menyalurkan bantuan tersebut pada warga Kampung Pemulung, Pondok Kelapa Jakarta Timur.

“Di tengah dinamika baru, di tengah pandemi ini menggelorakan semangat berkurban untuk membantu saudara-saduara kita. Kita harus bangkit, kita harus pulih, tentunya kepulihan kita ini dimulai dari membantu terhadap sesama, ” ungkapnya.

Sandi mengatakan, program 1.000 hewan kurban ini dilakukan serentak secara hybrid dengan protokol kesehatan ketat di 114 lokasi Rumah Pemotongan Hewan (RPH).   

Sandi juga menambahkan  kegiatan ini hadir untuk menyentuh masyarakat yang membutukan bantuan, membagikan bantuan sosial, sekaligus menginspirasi tokoh-tokoh muda. “

“Hadir juga secara virtual seluruh pondok pesantren melalui program Santripreneur dan juga program peningkatan program digitalisasi penciptaan konten kreatif. Harapan kita, kita segera bangkit, kita tekan Covid-19 dengan semangat kita berkurban,” tambahnya. 

Berbagi 1000 Kurban bersama Sandiaga Uno ini dalam pendistribusiannya tidak mendistribusikan ke rumah masing-masing warga, melainkan langsung ke rumah pemotongan hewan untuk dibagikan agar tidak terjadi kerumunan.

Sandi juga menegaskan dalam pengimplementasiannya  untuk memastikan bantuan krusial ini sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.  Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta inj juga mengatakan, ” Kita harus tetap tolong menolong, bantu membantu. Persatuan umat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniah, dan ukhiwah insaniah kita tingkatkan dan keadilan dengan membrikan bantuan, yang kedua patuhi PPKM darurat ini mudah-mudahan sudah terlihat seberkas cahaya. Serta kita harus otimis dan semangat kita yakin untuk bangkit dan akan pulih”.

Dalam hal ini, Sandiaga Uno bersinergi dengan Tokoh Agama, Ormas Islam, Pondok Pesantren, Lembaga Pendidikan serta 18 Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Islam menyiapkan.

Di antaranya Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Kalimantan Selatan, Sulawesi utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi tenggara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sumatera Utara, Riau, NTT, dan  NTB.  (foto: Instagram Sandiuno)

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.