Sehubungan dengan adanya pemberitaan mengenai larangan produk perikanan dari Tiongkok, perlu kami sampaikan sejumlah hal sebagaimana berikut:

by -58 views
Berita Terkini

Penyataan Publik
Kementerian Kelautan dan Perikanan

  1. KKP melalui Badan Karantina Ikan, Pengendali Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) telah mendapatkan notifikasi dari General Administration of Customs of the Peoples Republic of China (GACC) atas kasus tersebut per tanggal 18 September 2020.
  2. Notifikasi tersebut berkaitan dengan temuan 1 kontainer ikan layur (24,5 Ton), ekspor dari PT PI yang terdeteksi kontaminasi virus Covid-19.
  3. Temuan tersebut terdapat pada kemasan terluar, bukan di dalam ikan.
  4. Atas temuan tersebut, maka untuk sementara waktu pemerintah Tiongkok akan menangguhkan impor produk perikanan dari PT PI selama seminggu mulai 18 September 2020.
  5. Penangguhan ekspor tersebut bukan diberlakukan untuk semua eksportir produk perikanan dari Indonesia.
  6. Kegiatan ekspor perikanan, termasuk ke Tiongkok tetap berjalan seperti biasanya kecuali untuk 1 perusahaan yang ditangguhkan selama sepekan ke depan.
  7. Atas notifikasi tersebut, KKP melalui BKIPM, telah berkomunikasi dengan KBRI Beijing dan telah mengeluarkan internal Suspend terhadap PT PI (per 18 September 2020).
  8. Sesuai dengan Substansi MRA (Mutual Recognition Agreement) antara KKP dengan GACC, setelah Unit Pengolah Ikan (UPI) yang terkena kasus melakukan Corective Action, UPI yang bersangkutan akan diijinkan kembali melakukan ekspor.
  9. Bahwa keamanan produk perikanan yang diekspor merupakan prioritas KKP, bahkan sejak pandemi Covid, KKP melalui BKIPM telah mengeluarkan peringatan agar UPI menjalankan protokol covid dalam setiap aktivitasnya.

Demikian pernyataan publik ini disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, diucapkan terima kasih.

Agung Tri Prasetyo
Kepala Biro Humas & Kerjasama Luar Negeri KKP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *