Sengketa, Warga Tutup Akses Jalan di Tangerang

by -16 views

Jamaninfo, Tangerang: Sekelompok warga menutup akses Jalan Kemuliaan menuju kawasan pergudangan di Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. Alhasil, jalur penghubung tersebut terputus karena terhalang balok dengan isi coran semen.

Aksi tersebut dilakukan oleh pihak mengklaim sebagai ahli waris dari Sidi Dingdik/H Nisan terhadap lahan yang luasnya mencapai dua hektar tersebut.

Salah yang mengaku satu ahli waris, Edi mengatakan, tanah yang diblokir ini milik keluarga besarnya. “Karena kita sebagai ahli waris tidak memperjualbelikan tanah ini,” ungkapnya kepada rri.co.id, Rabu (7/4/2021).

Edi menyebut, pihaknya memiliki keabsahan dokumen dalam kepemilikan tanah seluas 17.000 meter persegi termasuk jalan yang ditutup itu.

“Kita punya dokumen yang sah berupa pernyataan dan surat keterangan lainnya. Itu pun kita sudah konfirmasi dengan pihak BPN,” imbuhnya. 

Edi mengaku, sudah melakukan pemblokiran berkali-kali di jalan tersebut. Sebelum memblokir, pihaknya juga telah mengkonfirmasi sejumlah pihak. Bahkan dirinya telah melakukan konfirmasi ke Pemerintah Kota Tangerang. 

“Tanggal 30 Juli 2020 itu pemblokiran kedua. Kita sudah konfirmasi ke Pemda. Mempertanyakan tanah ini sudah masuk Pemda atau tidak, ternyata jawabannya sudah jelas,” ucapnya.

“Kita tanyakan lagi ke PU, siapa yang ngecor, itu coran pemerintah. Pertanda pemerintah. Tapi PU sendiri bilang tidak tau alasannya,” sambung Edi.

Edi berharap, ada upaya mediasi dari pihak-pihak yang terlibat. Namun, ia enggan menyebut pihak-pihak yang terlibat soal sengketa lahan ini. 

“Kita mempertahankan ini. Ya mereka maunya apa, kalo mereka ada itikad baik dengan ahli waris, ya mau enggak mau kita buka dong. Intinya begitu,” tuturnya. 

Sementara, Camat Cipondoh, Kota Tangerang, Rizal Ridolloh mengaku, telah menempuh berbagai upaya untuk menyelesaikan perkara tersebut. 

“Upaya-upaya sudah kami lakukan. Upaya mempertemukan kedua belah pihak juga sudah kami lakukan. Namun salah satu pihak tidak hadir saat itu,” terangnya.

Camat berharap pihak ahli waris tidak menutup jalan tersebut dan disarankan agar ahli waris menempuh jalur pengadilan, sehingga dapat terselesaikan tanpa gesekan.

“Saya harap tidak terjadi gesekan. Mending ke pengadilan saja,” tuntasnya.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…