Sensasi Wisata Menakjubkan di Nihi Sumba NTT

by -7 views
Berita Terkini

, Jakarta: Sumba, Nusa Tenggara Timur, memang terkenal dengan keindahan alamnya yang begitu asri dan tenang. Selain itu, daerah tersebut juga terkenal dengan surga surfing bagi peselancar dalam negeri dan mancanegara.

Apalagi Pantai Nihiwatu, yang berada di tepi hotel mewah. Tempat tersebut merupakan salah satu pantai terbaik di dunia dan merupakan spot surfing paling ramai yang sering dibicarakan.

Gulungan ombak di Pantai Nihiwatu disebut menantang dan mendapat julukan ‘God’s Left’ atau ‘Occy’s Left’, yang diambil dari nama surfer asal Australia, Mark Occhilupo. Bahkan bagi peselancar profesional, gulungan ombak di Pantai Nihiwatu yang bisa mencapai tinggi dua sampai tiga meter tetap menantang.

Meski demikian, peselancar pemula bisa belajar surfing di spot yang bernama Coconut Cove. Ombak di sana disebut lebih tenang, hanya saja untuk mencapai pantai-pantai di kawasan barat dan timur, ruas jalannya masih belum terlalu mulus.

Waktu terbaik untuk surfing di Sumba sekitar Maret sampai Oktober. Untuk bisa menunggangi ‘Occy’s Left’, waktu terbaik untuk datang sekitar Juli sampai Agustus, di mana angin bertiup cukup stabil.

Nihi Sumba sebelum wabah virus corona merebak, merupakan destinasi eksklusif selebritas dunia. Lokasinya berada di pesisir pantai selatan Nusa Tenggara Timur (NTT). Resor-resor di wilayah terpencil itu berada di atas tebing, dan tamu bakal merasakan sensasi bangun pagi langsung menatap samudera lepas dengan sinar matahari yang hangat.

Tarif yang dikenakan, untuk villa Mandaka sebagai contoh, mulai dari US$945 per malam. Bahkan, tarif resor estate untuk lima kamar pada musim ramai turis mencapai US$17.445 atau Rp259 juta per malam. Tarif tersebut sudah termasuk semua makanan, akomodasi, minuman non alkohol, tamasya lokal, wi-fi, dan banyak aktivitas laut.

Selain itu, di tempat ini juga pelancong dapat menikmati kegiatan lainnya seperti yoga, spa, dan mountain biking. Untuk menuju tempat ini, pelancong bisa menggunakan moda transportasi pesawat dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali ke Bandara Tambolaka, Sumba.

Sesampai di lokasi, nikmatilah surga liburan di pantai terpencil. Pantainya sunyi, dengan suasana bukit, hutan, sawah subur, dan pantai dalam satu area. “Penduduk” surga Nihi Sumba bisa diving, snorkeling, ataupun surving menaklukkan gulungan ombak yang mengarah ke kiri.

Menurut Blog torntackies, hanya tamu Nihi Sumba yang diizinkan menjajal ‘Occy’s Left’. Tetapi jangan kecewa, karena masih banyak spot surfing yang bisa dinikmati seperti di Pantai Tarimbang, Pantai Wainukaka, Pantai Marosi, atau Pantai Mangkudu.

Jadi, Nihi Sumba bukan satu-satunya penginapan untuk surf trip di Sumba. Beberapa penginapan yang juga populer di kalangan surfer ialah Sumba Surf Camp dan Sumba Sunset Surf Camp.

Selengkapnya…