Serahkan Diri, Pelaku Tabrak Lari: Saya Takut

by -13 views

Jamaninfo, Banda Aceh  Pelaku tabrak lari yang telah menyerahkan diri ke Satlantas Polresta Banda Aceh, Albiadi bin Zulkifli warga Aceh Besar mengaku kebingungan usai kecelakaan yang menyebabkan seorang remaja bernama Muhammad Wildan meninggal dunia.

“Saya panik dan kebingungan, takut diamuk masa,” kata Albiadi, saat diinterogasi Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H, Kamis (13/1/2022) di Kantor Unit Laka, Kota Banda Aceh.

Dicky mengatakan, seharusnya pelaku bertanggung jawab atas kecelakaan yang melibatkan dirinya. Soal kekhawatirannya akan kemungkinan diamuk massa, yang bersangkutan mestinya menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat, bukan malah kabur.

Dicky juga membeberkan, dari hasil interogasi didapati informasi bahwa yang bersangkutan tidak memiliki SIM B1, sesuai dengan golongan kendaraan yang ia kendarai.

Berdasarkan STNK yang diamankan juga diketahui bahwa pajak kendaraan tersebut sudah habis masa berlaku sejak tahun 2018 yang lalu.

“Ia tidak ada SIM B1, pajaknya juga mati. Tentu hal ini akan menjadi catatan bagi penyidik unit Laka. Bagaimana pun yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan,” tegas Dicky.

Untuk diketahui, kecelakaan lalulintas terjadi di jalan Pocut Baren Gampong Mulia Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh tepatnya di depan SD Negeri 20 Banda Aceh pada Selasa (11/1/2022).

Korban yang masih berusia 16 tahun itu dilaporkan tewas di tempat kejadian setelah terlindas truck yang dikendarai pelaku. Pelaku kemudian sempat diburu petugas kepolisian lantaran saat kejadian pelaku kabur.

Kemudian pelaku menyerahkan diri ke Satlantas Polresta Banda Aceh, Rabu (12/1/2022). Penyerahan diri tersebut setelah pengemudi dump truk BL 8507 LG menerima surat panggilan dari Satlantas Polresta Banda Aceh.

Dalam kasus ini pelaku melanggar pasal 312 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara atau denda paling banyak Rp. 75 juta, pungkas Kasatlantas.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.