Sisa Longsor Garut, 20 Hektar Sawah Tertimbun

by -8 views
Berita Terkini

, Jakarta: Sisa-sisa bencana tanah longsor yang menerjang Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, cukup memilukan, Sabtu (5/12/2020).

Curah hujan tinggi dan kurangnya pohon tegakan, mengakibatkan tebing Gunung Pipiti yang berada di kawasan milik Perhutani mengalami longsor dan menimbun area persawahan milik warga seluas 20 hektare.

Sejumlah petugas BPBD Kabupaten Garut terus memantau perkembangan terbaru dengan meninjau lokasi tebing yang longsor di Cisewu, Garut.

Seperti diketahui, Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah selatan Kabupaten Garut. Kali ini sebuah tebing longsor dan menimpa area pertanian warga. Ratusan warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Lokasi longsor itu tepatnya di Gunung Pipiti, Kecamatan Cisewu, Jumat (4/12/2020). 

Tebing Gunung Pipiti longsor dan menimpa persawahan milik penduduk.

“Longsor terjadi pada area tebing Gunung Pipiti kawasan Perhutani dan material longsoran menimbun area persawahan milik warga dan mengancam pemukiman warga,” ucap Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut Tubagus Sofyan saat dikonfirmasi wartawan.

Sama halnya dengan longsor yang terjadi di Kecamatan Talegong, belum lama ini. 

Hujan diduga menjadi pemicu terjadinya longsor.

“Sebelum kejadian di wilayah tersebut terjadi hujan yang cukup deras sejak Kamis siang hingga malam hari,” kata Tubagus.

Longsor di lokasi tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa. 

Tidak ada rumah warga yang tertimbun atau terdampak. 

Namun ada pemukiman warga di sana yang terancam.

Masyarakat sudah diungsikan ke tiga tempat, dan menurut data BPBD sementara, jumlah pengungsi mencapai 585 orang.

Selengkapnya…