Sudah Saatnya Masyarakat Gunakan Produk Ramah Lingkungan

by -20 views

Jamaninfo, Jakarta: Presiden Joko Widodo telah meminta  Pertamina dan PLN untuk mencari solusi terkait energi fosil dan digantikan dengan energi terbarukan. Salah satunya produk ramah lingkungan yang menggunakan listrik, semisal mobil listrik.

Menurut laporan dari Kementerian Perindustrian, mayoritas masyarakat sudah tertarik pada kendaraan listrik Bahkan, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dan Direktur Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) Mr. James C.F Huang melakukan pembahasan perkembangan dan kerjasama mobil listrik yang terjadi antara kedua negara. 

 “Mr. Bahlil Lahadalia selaku Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah melakukan kunjungan dinas ke Taiwan beberapa waktu lalu, dan berharap agar produsen kendaraan listrik Taiwan seperti Foxconn dan Gogoro dapat mengembangkan nilai investasi antara kedua negara,” ungkap James Huang kepada wartawan di Jakarta, Selasa (23/11/2021). 

Dikatakannya, produsen kendaraan listrik yang didukung dengan solusi dan pengembangan mobil listrik yang inovatif, diharapkan mampu menyiapkan solusi yang dibutuhkan oleh Indonesia. 

“Dalam rangka mendukung Indonesia menuju revolusi Industri 4.0, Taiwan menawarkan serangkaian rantai pasokan yang sempurna, dimulai dari mesin, solusi manufaktur cerdas serta transformasi teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan global. “katanya 

Sementara itu, selebritas tanah air Yuanita Christiani mengatakan, sudah saatnya masyarakat Indonesia beralih menggunakan produk yang ramah lingkungan atau Go Green.

“Kalau kita menggunakan produk ramah lingkungan dan bumi kita menjadi sehat yang diuntungkan kita dan anak cucu kita nanti. Oleh karenanya, kita harus support pemerintah untuk  menggalakan produk ramah lingkungan,” ucap mantan presenter TV ini

Dijelaskannya, perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang keuntungan menggunakan produk ramah lingkungan atau Go Green

“Supaya ketertarikan orang untuk melihat, mengenal, dan akhirnya mau mencoba  produk ramah lingkungan  itu semakin besar maka perlu sosialisasi yang intens.Kalau sosialisasi atau edukasi sudah bagus, mungkin ketertarikannya itu butuh waktu dan proses. Kalau aku sendiri, karena lingkungan aku sudah aware terhadap produk ramah lingkungan aku pun jadi tertarik dan ternyata oke-oke saja,” jelasnya. 

Yuanita mencontohkan, saat ini banyak masyarakat yang sudah mencoba produk ramah lingkungan seperti kendaraan listrik, namun sayangnya masih belum tersedia fasilitas pendukungnya

“Kalau saya sendiri baru mencoba kendaraan seperti mobil untuk aktifitas sehari-hari. Mudah-mudahan saya berharap ke depannya untuk fasilitas charge station semakin banyak sehingga mempermudah,” pungkasnya. 

Berdasarkan Data dari Kementerian Perindustrian, Indonesia menargetkan produksi mobil listrik di tahun 2022, di mana pada tahun 2023 diharapkan pemain lokal dapat mendukung produksi komponen otomotif sampai dengan 40%. Adapun di tahun 2025 diharapkan pengguna kendaraan listrik mencapai 20%.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.