Tabrakan Bulk Carrier vs Kapal Ikan di Laut Indramayu, KPLP dan Basarnas Masih Cari Korban Hilang

by -39 views

JMOL. Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) mengerahkan kapal Patroli KN. Jembio P.215 untuk membantu pencarian korban tabrakan kapal MV. Habco Pioneer dan KM. Barokah Jaya di sekitar pantai Cirebon dan Indramayu pagi ini (4/4).

Di lokasi, kapal Basarnas KN. SAR Wisnu telah tender dengan kapal MV. Habco Pioneer, cuaca dilaporkan cerah berawan dengan tinggi gelombang 0.25 meter. KN. Jembio P.215 menurunkan Sea Rider untuk mencari korban tabrakan.

“Pada musibah tersebut, kapal penangkap ikan KM. Barokah Jaya terbalik, dari 32 awak kapal sebanyak 15 orang berhasil dievakuasi, sisanya masih dalam pencarian oleh Basarnas, KPLP serta kapal-kapal lainnya yang berada di lokasi,” ujar Direktur KPLP, Ahmad hari ini (4/4).

Informasi tabrakan diterima oleh Vessel Traffic Service (VTS) Cirebon hari Sabtu (3/4) pukul 16.45 WIB. VTS Cirebon tersebut menerima telepon satelit dari MV. Habco Pioneer yang terlibat tabrakan tersebut.

MV. Habco Pioneer (IMO 9370329) merupakan bulk carrier yang sedang berlayar menuju Merak. Jenis Handysize dengan panjang 171 meter dan bobot mati 29664 t itu bertolak dari Balikpapan 4 hari yang lalu. Sementara KM Barokah Jaya adalah kapal penangkap ikan berbobot GT. 29 dimiliki Tohir, warga Indramayu yang sekaligus menjadi nahkoda. KM Barokah Jaya diketahui berangkat melaut dari Pelabuhan Perikanan Eretan pada Jumat 2 April 2021 kemarin.

Kecelakaan terjadi pada koordinat 05°37’35″S 108°17’18″E atau sekitar 60 Mil lepas pesisir Indramayu Jawa Barat. Akibat insiden tersebut, KM Barokah Jaya terbalik dan MV Habco Pioneer mengalami mati mesin setelah baling-balingnya tersangkut jaring KM Barokah Jaya.

“Semoga segera diketemukan dalam waktu tidak terlalu lama. Kami akan terus update perkembangannya,” kata Ahmad. [AF]

Baca Selengkapnya..