Tak Ada Gejala Berlanjut pada Vaksinasi Lansia Tahap 2

by -15 views

Jamaninfo, Jakarta: Vaksinasi Covid-19 tahap kedua terhadap warga lanjut usia (lansia) terus dikerahkan hingga ke daerah. Setiap lansia memerlukan jarak 28 hari untuk vaksinasi Covid-19 kedua, berbeda dari kategori penerima vaksin berusia 18-59 tahun yang perlu jarak 14 hari. 

Oleh karena itu, pada tanggal 6-7 April 2021 ini Rumah Sakit Samarinda Medika Citra (RS SMC) menggelar vaksinasi Covid-19 tahap 2 bagi para lansia. Setelah memberikan vaksinasi bagi lansia, tidak ditemukan adanya lansia yang mengalami gejala berlanjut pascavaksinasi.

“Secara keseluruhan yang terpantau dilapangan, proses vaksinasi Covid-19 bagi lansia tahap kedua ini berlangsung dengan lancar tanpa adanya peserta yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) selama masa observasi berlangsung,” kata Direktur RS SMC, Dr.Teguh Nurwanto, MARS, Selasa (6/4/2021).

Sejalan dengan itu, Manajer Bidang Pelayanan Medis di RS SMC, dr. Dwifrista Vani Pali memberikan pesan kepada para lansia dan masyarakat lainnya yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 agar tetap disiplin dalam menggunakan masker, menjauhi kerumunan dan tetap melakukan personal hygiene khususnya rajin mencuci tangan.

“Program vaksinasi bukan semata untuk menghentikan pandemi Covid-19, melainkan sebagai salah satu upaya untuk memperkuat sistem imunitas, mencegah penularan penyakit dan mengendalikan penularan penyakit,” ujar Dwifrista.

“Vaksinasi ini juga sebagai solusi untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian pasien akibat pandemi Covid-19 serta meminimalkan dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi,” imbuh Dwifrista.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan berharap bisa mendorong vaksinasi terhadap lansia, salah satu caranya dengan membuka seluruh sentra vaksinasi tanpa perlu menunjukkan KTP setempat atau keterangan domisili yang sama dengan sentra vaksinasi.  

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi mengatakan bahwa saat ini seluruh fasilitas layanan kesehatan dan sentra vaksinasi sudah menerima lansia dengan KTP dari mana pun dan tanpa perlu menunjukkan keterangan domisili.  

“Jadi walaupun bukan KTP DKI Jakarta, atau tidak tinggal di Jakarta lansia yang sedang berada di Jakarta bisa tetap dapat vaksin. Tapi tetap harus mendaftar terlebih dahulu. Jangan termakan hoaks bahwa vaksinasi lansia bisa langsung datang atau go show,” tegas Nadia pada Dialog KPCPEN, Selasa (6/4/2021).  

Selain itu, Nadia juga menegaskan bahwa tempat penyuntikkan vaksin dosis pertama dan kedua harus sama. Hal ini lantaran banyak lansia yang protes tak bisa vaksinasi kedua di fasyankes terdekat.  

“Karena datanya sudah terkumpul di pusat, lokasi vaksinasi akan menyediakan dosis vaksin kedua sesuai data pada vaksin pertama,” jelasnya.  

Pendaftaran vaksinasi lansia diharapkan untuk mencegah terjadinya kerumunan, sehingga lansia yang akan divaksin tidak ragu dan yakin lokasinya aman dari penularan Covid-19.  

Vaksinolog Dirga Sakti Rambe mengatakan lansia harus divaksin karena 12 persen kasus Covid-19 terjadi pada lansia. Namun, 50 persen kematian terjadi pada lansia, proporsinya sangat besar sehingga perlu pencegahan dengan vaksinasi.  

“Ini sama seperti, 1 dari 3 pasien Covid-19 itu lansia, dan 1 dari 3 yang meninggal itu lansia,” jelas Dirga.  

Hal ini juga menjelaskan mengapa pemerintah sangat berupaya keras meminta bantuan seluruh pihak untuk memacu agar seluruh lansia bisa dilindungi dengan vaksinasi.  

“Kenapa kita gelisah masih 8 persen dari target, karena kita ingin melindungi sesegera mungkin sehingga kematian bisa kita tekan sebanyak mungkin. Kalau lansia barriernya banyak, kita perlu mensupport, dari lingkup terdekat, anak keluarga, jangan sampai kita anak menjadi penghalang. Jangan orang tua tidak bisa vaksin karena tidak dapat restu dari anaknya,” tegasnya.  

Dirga mengharapkan dari lingkup terdekat seperti keluarga, anak, atau cucu bisa membantu lansia mendaftarkan diri untuk vaksin Covid-19. Sampaikan informasi yang tepat agar lansia tak ragu divaksin.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…