TNI Menyelidiki Pelat Pajero Sport Ugal-ugalan

by -17 views

Jamaninfo, Jakarta: Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI melakukan penyelidikan terhadap pelat nomor dinas yang terpasang di mobil Pajero Sport ugal-ugalan di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Minggu (12/9/2021) pukul 03.00 WIB lalu.

Komandan Puspom TNI, Laksamana Muda (Laksda) TNI Nazali mengungkapkan, pihak telah melakukan pemeriksaan terhadap pengendara Pajero Sport ugal-ugalan tersebut.

“Kami dari jajaran Puspom TNI sudah melaksanakan kegiatan operasi gaktib untuk menertibkan penggunaan pelat dinas yang tidak sesuai dan digunakan oleh oknum masyarakat sipil yang menggunakan tidak pada tempatnya,” kata Nazali seperti dikutip RRI.co.id dari keterangan resmi, Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Nazali menegaskan, bahwa siapapun yang menggunakan kendaraan dinas khususnya TNI harus dilengkapi dengan identitas dinas yakni kartu Anggota TNI.

“Terkait pelat dinas tersebut kami sedang menyelidikinya, apabila pelat itu ditemukan palsu, tentu ada resiko hukumannya, jika palsu maka akan diserahkan ke kepolisian setempat,” ujarnya.

Nazali mengatakan, bahwa jika memang pelat tersebut asli dan milik Anggota TNI aktif namun terbukti digunakan oleh masyarakat sipil, maka pemiliknya pasti akan mendapatkan sanksi.

“Yang menggunakan belum tentu dari Anggota TNI. Kita masih menemukan masyarakat sipil yang menggunakan pelat dinas TNI, ini sedang kita cek apakah pelat ini palsu atau didapat darimana nanti akan kita dalami,” katanya.

Ke depan, Nazali menambahkan, bahwa pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan pihak Korlantas Polri jika akan melakukan kegiatan razia di lapangan.

“Tentunya kita melaksanakan langkah-langkah preventif, pencegahan, nanti jika ada kegiatan razia kita akan melaksanakan bersama-sama dengan Polri,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Polisi mengamankan pengemudi dan mobil Pajero bernomor pelat dinas TNI di Jalan Bulungan Raya, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (12/9/2021) pukul 03.00 WIB.

Mobil yang dikendarai pengemudi berinisial FF (20) tersebut diketahui mondar-mandir saat polisi melakukan operasi yustisi di kawasan Bulungan.

Petugas Kepolisian pun kemudian memberhentikan pengemudi tersebut dan ia menunjukkan sebuah kartu Anggota TNI. Polisi kemudian mengecek identitas dan ternyata FF bukan Anggota TNI.

Selain pengemudi FF, ada dua perempuan dan satu laki-laki yang berada di dalam mobil.

Adapun pelat yang terpasang berwarna merah bertuliskan 6810-00 Denma Mabes TNI. Selain pelat tersebut, polisi menemukan pelat hitam sesuai STNK mobil bernomor B 81 LLF.

FF dan tiga orang lainnya kemudian dibawa ke Polres Metro Jaksel untuk dimintai keterangan.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.