Ukraina Ingin Percepat Masuk Jadi Anggota NATO

by -10 views

Jamaninfo, Kiev: Presiden Ukraina menginginkan percepatan negaranya menuju keanggotaan NATO untuk mengirim “sinyal nyata ke Rusia”.

Volodymyr Zelenskyy menyerukan hal tersebut setelah membahas ketegangan yang meningkat di timur Ukraina dengan sekretaris jenderal aliansi militer Jens Stoltenberg.

Lebih dari 13.000 orang tewas dalam konflik di timur Ukraina, yang dimulai pada 2014 setelah revolusi pro-Barat di Kiev dan pencaplokan Krimea oleh Moskow.

“Dalam beberapa pekan terakhir, kami telah melihat kecenderungan yang sangat berbahaya meningkatnya jumlah pelanggaran gencatan senjata oleh pasukan pendudukan Rusia dan jumlah pembela Ukraina yang tewas,” kata Zelenskyy dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Euronews, Rabu (7/4/2021).

Pada hari Selasa, dua tentara militer lagi ditembak mati dalam pertempuran dengan separatis pro-Rusia di timur Ukraina, kata tentara negara itu.

Tentara Ukraina menuduh separatis menembaki posisi Ukraina dengan senapan mesin dan peluncur granat.

Insiden pertama terjadi di dekat kota Avdiivka di wilayah Donetsk, yang kedua di dekat kota Zolote-4 di wilayah Lugansk, kata layanan pers operasi militer Ukraina kepada AFP. Kedua tentara itu tewas karena luka mereka pada hari Senin, kata pihak berwenang.

Kematian itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dan bentrokan di sepanjang garis depan, meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik.

Zelenskyy juga meminta negara-negara anggota NATO untuk memperkuat kehadiran militernya di kawasan Laut Hitam.

“Kehadiran permanen seperti itu harus menjadi pencegah yang kuat bagi Rusia, yang melanjutkan militerisasi skala besar di kawasan itu dan menghalangi pengiriman perdagangan,” kata Zelenskyy.

“Kami berkomitmen untuk mereformasi militer dan sektor pertahanan kami, tetapi reformasi saja tidak dapat menghentikan Rusia,” kata Zelenskyy.

“NATO adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri perang di Donbas. MAP (rencana aksi keanggotaan untuk bergabung dengan NATO) akan menjadi sinyal nyata bagi Rusia.”

Menanggapi komentar NATO Zelenskyy, Dmitry Peskov, juru bicara kepresidenan Rusia, mengatakan kepada wartawan: “Kami sangat meragukan bahwa ini dapat membantu Ukraina untuk menyelesaikan masalah internalnya. Dari sudut pandang kami, itu akan membuat situasi menjadi lebih buruk.”

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…