UOB Akuisi Bisnis Consumer Citigroup di Empat Negara

by -13 views

Jamaninfo, Jakarta : Anak perusahaan United Overseas Bank Limited (UOB) mengakuisisi bisnis consumer Citigroup di empat negara, yaitu di Indonesia, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Akuisi bisnis consumer tersebut mencakup  portofolio bisnis pinjaman tanpa anggunan dan pinjaman beranggunan, wealth management dan retail deposit atau tabungan segmen ritel.

“Dengan akuisisi ini, binis UOB di kawasan ASEAN akan semakin kuat. UOB percaya pada potensi jangka panjang kawasan Asia Tenggara dan kami telah menerapkan kedisiplinan, kehati-hatian dan keteguhan dalam  memanfaatkan kesempatan untuk bertumbuh. Ini merupakan peluang besar yang datang pada saat yang tepat,”  Deputy Chairman, Chief Executive Officer (CEO) UOB, Wee Ee Cheong dalam keterangan persnya,  Jumat (14/1/2022).

Saat ini, bisnis Konsumer Citigroup memiliki nilai aset bersih agregat sekitar S$4  miliar dan basis nasabah sekitar 2,4 juta per 30 Juni 2021, serta menghasilkan pendapatan sekitar S$0,5 miliar pada semester pertama tahun 2021.

UOB akan membiayai akuisisi dengan menggunakan  kelebihan modal inti dan diperkirakan akan mengurangi rasio CET1 (modal inti utama)  UOB sebesar 70 basis poin menjadi 12,8%, berdasarkan posisi modal inti pada 30 September 2021

Menurut Wee Ee Cheong, penyelesaian akuisisi di masing-masing negara akan menunggu persetujuan dari regulator negara terkait dan di Singapura. Penyelesaian akuisisi diperkirakan akan berlangsung antara pertengahan 2022 dan awal 2024.

“Tergantung pada perkembangan dan hasil dari proses persetujuan regulator. Citigroup akan membantu UOB dan anak perusahaannya (UOB Group secara kolektif) dalam memigrasi nasabah dan karyawan dari Bisnis Konsumer untuk memastikan kelancaran transisi,” jelasnya.

Penegasan itu disampaikan untuk memastikan tidak ada karyawan Citigroup yang di-PHK dengan adanya akuisisi ini. Bisnis Konsumer Citigroup mempekerjakan sekitar 5.000 karyawan, termasuk pimpinan senior.

 Seraya menunggu persetujuan regulator, UOB menyatakan  akan mengupayakan integrasi kualitas portofolio Citigroup.

“Bisnis yang diakuisisi, bersama dengan bisnis konsumer regional UOB, akan membentuk sinergi yang kuat dan dapat meningkatkan skala bisnis UOB Group serta memperkuat posisi kami sebagai bank regional terkemuka,” tukas Wee Ee Cheong.

Sementara itu, CEO Citi Asia Pasifik Peter Babej menyatakan antusias dengan langkah akuisisi ini.

“Kami yakin, UOB dengan budaya yang kuat dan ambisi regional yang luas, akan memberikan peluang yang sangat baik dalam angka panjang  bagi kolega  bisnis konsumer kami di Indonesia, Malaysia, Thailand dan Vietnam, serta dapat mendorong pendapatan yang optimal bagi Citi,” ujar Peter.

UOB berharap akuisisi ini dapat meningkatkan pertumbuhan basis nasabah ritel UOB di empat negara tersebut, lima tahun lebih cepat. Dalam proses akuisi ini  Credit Suisse (Singapura) Limited bertindak sebagai penasihat keuangan dan Allen & Overy LLP (Singapura) sebagai penasihat hukum UOB Group. 

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.