Sunday , June 26 2022
Home / Energi / Angka Kenaikan Konsumsi BBM pada Libur Idulfitri 1439 H Alami Kenaikan

Angka Kenaikan Konsumsi BBM pada Libur Idulfitri 1439 H Alami Kenaikan

Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat terjadinya kenaikan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) pada periode 31 Mei hingga 22 Juni 2018.

Kenaikan tertinggi terjadi pada BBM jenis Premium sebesar 27,3%, Pertamax sebesar 20,8%, diikuti Pertalite sebesar 8,8%, dan Avtur sebanyak 0,8%.

“Selama masa Satgas Idulfitri 1439 H periode 31 Mei – 22 Juni 2018, terdapat peningkatan pendistribusian jenis BBM Gasoline, terutama Premium, Pertamax dan Pertalite,” ungkap Ketua Posko Sektor ESDM Fansurullah Asa di Jakarta beberapa hari yang lalu.

Pada periode tersebut, realisasi penyaluran BBM yang paling tinggi adalah jenis Pertalite sebesar 1.115.368 KL, diikuti Premium sebesar 768.285 KL dan Pertamax/Akra 92 sebesar 442.307 KL dan solar sebesar 847.711 KL.

“Puncak realisasi BBM Jenis Gasoline selama arus mudik terjadi pada H-3 Idulfitri (tanggal 12 Juni 2018),” jelas Fansurullah.

Sementara itu, Fansurullah menyampaikan, kondisi ketahanan BBM dilaporkan dalam kondisi normal untuk seluruh jenis BBM, dengan Premium (22 hari), Solar/Akrasol (21 hari), Pertalite (22 hari), Kerosene (43 hari), Pertamax/Akra 92 (21 hari), Pertamax Turbo (34 hari), Pertamina Dex (39 hari), Dexlite (20 hari) dan Avtur (31 hari).

“Begitu pula kondisi stok LPG dalam kondisi normal, dengan ketahanan 19 hari, juga kondisi pasokan Bahan Bakar Gas (BBG) dan jaringan gas (jargas) juga dalam kondisi aman,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, hingga hari ini tim pemantauan Posko ESDM masih melakukan pemantauan ke lokasi-lokasi yang diperkirakan menjadi pusat lonjakan kebutuhan, untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM dan LPG aman hingga di tingkat penyalur dan sub penyalur.

Untuk subsektor ketenagalistrikan, periode beban puncak malam hari per tanggal 21 Juni 2018 sebagian besar dalam kondisi Normal. Secara keseluruhan daya mampu pasok nasional sebesar 33.899,31 MW dan beban buncak sebesar 30.439,92 MW sehingga kapasitas cadangan daya nasional sebesar 3.459,40 MW.

Sebagai informasi, di samping membentuk Posko Nasional, untuk mempermudah pengawasan dan pengaduan dari masyarakat pada periode Hari Raya Idul Fitri 2018 di bidang energi, Kementerian ESDM telah menyediakan layanan call center 1-500-335 yang akan melayani informasi dan pengaduan masyarakat terkait penyediaan energi di seluruh wilayah Indonesia.

 

Sumber: www.esdm.go.id

Editor: Catur Apriliana

About redaksi

Check Also

Kementerian ESDM Hibahkan Sumur Bor di Malang

Kementerian ESDM Hibahkan Sumur Bor di Malang

JamanInfo.com – Malang (17/10), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengalokasikan 50% lebih …

Leave a Reply

Your email address will not be published.