Saturday , October 19 2019
Home / Nasional / Insiden Penyerangan Wiranto, Menkominfo Himbau Masayakat Tidak Sebar Berita Hoaks
Sumber foto : Setkab.go.id

Insiden Penyerangan Wiranto, Menkominfo Himbau Masayakat Tidak Sebar Berita Hoaks

JamanInfo.com- Jakarta (11/10), Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, mengimbau kepada masyarakat Indonesia agar tidak menyebarkan kabar bohong atau hoaks, terkait insiden penusukan yang menimpa Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

Rudiantara mengajak masyarakat agar mendapatkan informasi seputar insiden tersebut dari institusi resmi negara, yakni Kepolisian Republik Indonesia.

“Kepada teman-teman, saudara-saudara dimanapun berada di Indonesia, saya harap dengarkan informasi dari sumber yang benar yaitu dari Polri,” kata Rudiantara di Jakarta, kemarin.

Ia mengatakan, institusi Polri diberikan kewenangan oleh negara untuk melakukan proses penyelidikan dan penyidikan atas kejadian tersebut.

“Karena Polri yang mempunyai kapasitas-kapabilitas untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan,” ujar menkominfo.

Menteri Rudiantara berharap masyarakat jangan sampai berspekulasi menyoal kejadian yang menimpa Menkopolhukam Wiranto.

“Kita tidak usah berspekulasi apapun, saya pun masih menunggu informasi dari Polri. Saya mendoakan agar segera pulih, segera sembuh Pak Wiranto,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui Menko Polhukam Wiranto ditusuk oleh terduga teroris saat turun dari mobil yang ditumpanginya di alun-alun Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10) siang.

Setelah menjalani pengobatan awal di RSUD Berkah, Pandeglang, Menko Polhukam Wiranto diterbangkan ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.(Setkab.go.id)

About redaksi

Check Also

Melebihi Target

Unicorn Indonesia Sukses Melebihi Target Pemerintah

JamanInfo.com– Jakarta (18/10), Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan tiga Unicorn di awal periode Kabinet Kerja. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *