Home / Nasional / ​JAMAN: Pemerintah Serius Penuhi Kebutuhan Listrik

​JAMAN: Pemerintah Serius Penuhi Kebutuhan Listrik

Jaman, Nasional (20/3) – Jaringan Kemandirian Nasional mengapresiasi keseriusan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pasokan listrik di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan program ketersediaan pembangkit listrik dengan kapasitas 35.000 MW yang sudah dicanangkan pemerintah sebelumnya. 

“Pemerintah serius bangun pembangkit listrik untuk kebutuhan rakyat,” kata Ketua Umum JAMAN, Iwan Dwi Laksono, di Jakarta, Minggu (19/3).

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo sabtu (18/3) telah meresmikan delapan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) dengan total kapasitas 500 MW. Peresmian delapan PLTG MPP tersebut dipusatkan di PLTG MPP Parit Baru (Pontianak) yang berlokasi di Desa Jungkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. 

Tambahan daya listrik tersebut diyakini dapat memenuhi kebutuhan listrik bagi 100 ribu rumah tangga. Hal itu akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi serta pembangunan bagi rakyat. Selain itu, sejumlah provinsi lain di Indonesia juga akan menikmati manfaat pembangun PLTG tersebut. Pasalnya, selain menggunakan bahan baku gas yang harganya murah dan tidak merusak lingkungan, PLTG MPP dapat dipindahkan sesuai kebutuhan. 

Iwan menjelaskan bahwa selama ini masalah terbesar dari masyarakat Kalimantan Barat adalah pasokan listrik.  ketersediaan pasokan listrik yang sudah ada belum dapat memenuhi kebutuhan. “Penambahan pembangkit dan ketersediaan pasokan listrik sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Iwan berharap ketersediaan pasokan listrik tersebut mampu menjadi lokomotif pembangunan dan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat. “Ketersediaan pasokan listrik juga menjadi dasar pembangunan yang berkelanjutan,” tutup Iwan.(red)

About redaksi

Check Also

Usai Jumatan, Presiden Berpesan Jaga Kerukunan

Sebagai sebuah negara besar berpenduduk 263 juta, bangsa Indonesia dianugerahi Allah berbagai keragaman, mulai dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *