Sunday , June 26 2022
Home / Nasional / Hadiri Hari Koperasi Nasional Expo 2018 di Banten, Presiden Ingin Koperasi Manfaatkan Media Sosial dan E-Commerce

Hadiri Hari Koperasi Nasional Expo 2018 di Banten, Presiden Ingin Koperasi Manfaatkan Media Sosial dan E-Commerce

Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa saat ini merupakan era perkembangan teknologi, globaslisasi dan milenial. Hal ini ditunjukkan dengan perubahan yang terjadi begitu cepat.

Oleh karena itu, Ia mendorong insan koperasi untuk mengikuti perkembangan yang ada dan memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya sehingga tidak tertinggal.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya saat meresmikan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Expo di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten, Kamis (12/7).

“Oleh sebab itu, kita harus sadar semuanya, ngerti semuanya. Apa itu artificial intelligent, apa itu internet of things, apa itu big data. Apa itu advance robotic. Kita harus ngerti semuanya. Kalau enggak kita ditinggal. Perkembangan-perkembangan hyperloop, Tesla, ini harus ngerti semuanya. Insan koperasi juga sama,” ujarnya.

Presiden menuturkan, sebagai awal, para anggota koperasi harus pintar dalam menggunakan aplikasi-aplikasi yang ada di smartphone, misalnya WhatsApp.

“Saya kira di awal enggak harus dengan yang canggih-canggih, mulai dulu dengan semua anggota koperasi harus pintar pakai WA. Semua anggota koperasi memanfaatkan fitur-fitur yang ada di dalam aplikasi WhatsApp,” ucapnya.

Selain itu, Presiden juga mendorong koperasi untuk aktif di media sosial dengan memasang laman di berbagai media sosial, seperti Instagram, Twitter, maupun Facebook. Ia meminta para insan koperasi untuk mempelajari bagaimana membuat konten yang menarik di media sosial tersebut.

“Kalau enggak ya percuma. Enggak bakal ada yang like, enggak ada yang bakal mem-follow. Pelan-pelan nanti berkembang dengan aplikasi-aplikasi yang lebih canggih seperti mulai jualan di platform e-commerce yang tadi sudah saya sampaikan, di Tokopedia, Bukalapak, Lazada, misalnya atau membuat online store sendiri karena anak muda sekarang semuanya di situ,” lanjutnya.

Dengan aktif memanfaatkan media sosial dan teknologi digital di internet, Presiden meyakini koperasi akan lebih berkembang pesat. Karena dengan internet sudah tidak ada lagi hambatan berupa batasan jarak.

“Dengan internet sudah tidak ada lagi yang namanya jarak. Mau 1000 meter, mau 1000 km rasanya komunikasi dan interaksi sudah sama-sama mudahnya, sama-sama gampangnya,” imbuhnya.

Presiden mendorong koperasi untuk belajar dari koperasi lain yang telah sukses. Presiden memberikan contoh Fonterra, sebuah koperasi di Selandia Baru yang bergerak di produksi susu.

“Mari kita lihat contoh-contoh koperasi terbaik di dunia, Fonterra Selandia Baru adalah sebuah koperasi yang bergerak di bidang susu dan produk susu yang dimiliki bersama 10500 petani di Selandia Baru menghasilkan omset 17,2 miliar New Zealand Dollar atau sekitar Rp165 triliun,” kata dia.

Presiden berharap agar koperasi bisa menjadi sebuah wadah dengan skala ekonomi besar yang memiliki efisiensi produksi dan distribusi, bahkan menjadi wadah untuk inovasi.

“Koperasi juga selayaknya menjadi tempat para anggota untuk belajar bersama mengenai marketing, mengenai variasi produk, tempat memang harus di koperasi. Inilah sistem ekonomi gotong royong yang ingin kita kembangkan terus dan mengumpulkan, menebarkan pengetahuan informasi-informasi terkini dan juga mengembangkan keterampilan baru di antara anggota-anggota koperasi,” ujarnya.

 

Sumber: Biro Pers Setpres

Editor: Eko “Gajah”

About redaksi

Check Also

Perjuangan Masyarakat Adat Buay Mencurung Mesuji Sampai ke Istana Presiden

Jamaninfo.com, Jakarta – Puluhan masyarakat adat Buay Mencurung Mesuji Lampung mendatangi istana untuk menyampaikan aspirasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published.