Home Nasional Presiden Minta Nelayan Manfaatkan Bank Mikro untuk Modal Kerja

Presiden Minta Nelayan Manfaatkan Bank Mikro untuk Modal Kerja

132
0
SHARE
Sumber foto: http://setkab.go.id

Presiden Joko Widodo meminta kepada para nelayan agar memanfaatkan bank mikro nelayan untuk modal kerja dan modal investasi.

Pemerintah menargetkan dapat menyalurkan Rp 975 miliar untuk bank mikro nelayan. Namun,  hingga sejauh ini yang tersalur baru Rp 132 miliar.

“Jadi masih jauh sekali. Tolong ini dimanfaatkan. Tapi ya kalau sudah ngambil ya ngangsur, nyicil. Harus itu,” kata Presiden saat bersilaturahmi dengan sekitar 300 nelayan dari  seluruh Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/1) siang.

Para nelayan itu termasuk pembudi daya ikan, pengolah ikan, pedagang, pembuat jaring ikan, dan unsur nelayan lainnya.

Presiden menuturkan bahwa bunga yang diberikan oleh bank mikro nelayan relativf masih kecil, yakni hanya 3%. Maka dari itu, Ia meminta agar nelayan mampu memanfaatkan kemudahan itu dengan sebaik-baiknya.

“Tapi gunakan untuk usaha, gunakan untuk modal kerja, gunakan untuk mudah investasi, gunakan. Ini memang disiapkan untuk para nelayan. Bunganya sangat murah sekali, 3%, murah sekali,” ujarnya.

Presiden menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan bank mikro nelayan tersebut untuk menjadi lebih besar. Sama halnya dengan bank wakaf yang terdapat di pesantren.

“Gunakan. Sangat sayang kalau ini tidak dimanfaatkan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sejak 2014 pemerintah sudah menenggelamkan 488 kapal yang terlibat pencurian ikan atau illegal fishing. Untuk itu, Presiden berharap produksi ikan tangkap para nelayan juga bisa naik.

“Dari angka-angka yang kita dapatkan ya memang naik, tapi mestinya bisa naik drastis karena 7.000 kapal ilegal yang biasanya lalu lalang di seluruh perairan kita ini sudah sekarang betul-betul dapat dihilangkan, dikurangi sangat banyak sekali,” ujar Presiden.

Sumber: http://setkab.go.id

Editor: Eva Ulpiati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here