Home Nasional PT Inka Bangun LRT dengan Kandungan Lokal Tinggi

PT Inka Bangun LRT dengan Kandungan Lokal Tinggi

99
0
SHARE
-

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyebut PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT Inka sudah memiliki kemampuan untuk memproduksi kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT) dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi.

Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa (TIRBR) BPPT Wahyu Widodo Pandoe mengatakan bahwa berdasarkan hasil audit teknologi kemampuan proses produksi kereta api ringan telah menunjukkan bahwa PT INKA mampu memproduksi LRT dengan TKDN yang tinggi.

Kemampuan BUMN perkeretaapian tersebut, memang menjadi salah satu modal bagi Indonesia untuk dapat memproduksi kereta api di dalam negeri. “BPPT siap untuk mendorong aspek TKDN LRT Jabodebek, sesuai arahan Presiden. Ke depan kami juga kembangkan teknologi kereta berpenggerak terbaru, agar LRT bisa jalan otomatis atau dipandu dari jauh,” ujarnya dalam media briefing di PT Inka, Madiun, Jawa Timur, Selasa (15/01).

Wahyu menyampaikan PT Inka pada dasarnya telah memiliki fasilitas yang mumpuni untuk memproduksi kereta api, baik dari segi kapasitas maupun kualitas. Hal ini ditunjang pula oleh BPPT yang juga memiliki fasilitas uji sarana dan prasarana perkeretaapian, perangkat lunak dan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni untuk meningkatkan daya saing perusahaan ini.

Sementara itu, Direktur Pusat Teknologi Industri Permesinan BPPT yang merupakan Kepala Program LRT Jabodebek BPPT, Barman Tambunan mengatakan untuk saat ini TKDN kereta api ringan dari Inka mencapai di bawah 50 persen.

BPPT memang mendapat tugas mendorong agar industri kereta api ini mampu meningkatkan TKDN dalam produknya. Contoh salah satu teknologi yang belum dikuasai adalah propulsi.

“Teknologi ini yang rencananya BPPT akan dikembangkan bersama dengan PT Pindad,” tandasnya.

Sementara itu, Project Manager LRT Jabodebek PT Inka (Persero) Panji Sulaksono mengatakan pihaknya menargetkan hingga 60 persen TKDN untuk kereta api ringan yang menggunakan sistem penggerak elektrik dari third rail ini.

Sumber: https://jpp.go.id

Editor: Puput KJ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here