Home / Regional / Sekda NTB Minta Kapolsek Patroli Jaga Rumah Warga dari Pencuri

Sekda NTB Minta Kapolsek Patroli Jaga Rumah Warga dari Pencuri

Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Rosiady Husaenie Sayuti meminta kepada jajaran Kapolsek intensif melakukan patroli untuk mengamankan rumah-rumah warga terdampak gempa dari incaran para pencuri yang ingin memanfaatkan kesempatan rumah kosong ditinggal pemiliknya mengungsi.

“Kita minta Kapolsek masing-masing untuk bantu ronda, khususnya untuk di wilayah yang sudah kejadian ya itu diintensifkan,” ujarnya di Posko Tanggap Bencana Pemprov NTB di Kantor Gubernur NTB, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (8/8).

Sementara itu, terkait penanganan pascabencana, Rosiady mengaku pihaknya telah menyiapkan tim dan posko tanggap bencana, bahkan sejak gempa pertama yang terjadi pada 29 Juli 2018 lalu.

“Yang pertama, kita memang kan sejak gempa 29 Juli sudah ada tim. Dan muncul gempa kedua tanggal 5 Agustus, tim itu terus berlanjut. Kedua, kami dari pemprov juga menyiapkan posko untuk mem-back up tiga posko utama yang sudah ada di di Tanjung Lombok Utara, di Bayan, sama Sembalun. Posko ini untuk mem-back up 3 posko itu,” jelasnya.

Rosiady juga menuturkan bahwa melalui posko itu, jika ada pihak yang ingin memberikan sumbangan dan tidak punya waktu untuk ke lokasi posko utama, bisa menyerahkannya ke posko pemprov NTB. “Cukup di sini nanti kita yang salurkan,” imbuhnya.

Rosiady juga mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah menginstruksikan kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membentuk relawan.

“Sehingga masing-masing OPD ada desa yang dia tanggung jawab, mulai dari pendataan korban sampai pemberian bantuan. Itu inisiatif kami sebagai jajaran pemprov untuk membantu tim inti penanganan bencana,” ungkapnya.

Untuk menjangkau desa-desa yang belum tersentuh, Rosiady mengaku Pemprov NTB turut pula memobilisir masyarakat dan jajaran pemprov untuk menjangkau desa-desa tersebut.

“Kami juga memobilisir bantuan-bantuan dari masyarakat, karyawan-karyawan kami, untuk membantu desa-desa yang belum banyak tersentuh. Dengan kejadian tanggal 5 ini, di Lombok Barat banyak (desa terdampak) yang bertambah ternyata, bahkan di timur di luar Sembalun itu ada juga yang cukup parah. Tim ini membantu untuk menyentuh desa-desa tersebut,” terangnya.

 

Sumber: https://jpp.go.id

Editor: Eko “Gajah”

About redaksi

Check Also

Dongkrak Harga Karet Sumsel, Musi Banyuasin Gunakan Aspal Campur Karet

Jamaninfo.com, Banyuasin – Presiden Joko Widodo telah meminta Kementerian PUPR dan Pemda menggunakan aspal campur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *