Home Nasional Tinjau Penanganan Stunting, Wapres Jusuf Kalla Ajak Presiden Bank Dunia Kunjungi Desa...

Tinjau Penanganan Stunting, Wapres Jusuf Kalla Ajak Presiden Bank Dunia Kunjungi Desa Dakung di NTB

80
0
SHARE

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim mengunjungi Desa Dakung, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam kegiatan forum Pertemuan Desa untuk Pencegahan Stunting, Kamis (05/07).

Turut mendampingi Wapres Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (Menteri PUPR) Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Kegiatan dibuka dengan laporan dari Ketua Kelompok Kerja Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Desa Dakung, Elan Satriawan didampingi Ketua Program Pembangunan Manusia Bank Dunia (Program Leader for Human Development-World Bank) Camilia Raad Holmemo.

Dalam sambutannya, Wapres mengatakan program penanganan stunting adalah program untuk masa depan indonesia. Oleh karena itu program yang sebenarnya sudah ada sejak dulu seperti Posyandu perlu terus ditingkatkan kualitasnya.

“Sekarang ini program tersebut perlu diperbaiki caranya, maka kami harap ada kerjasama semua pihak,” tandasnya.

Saat ini pencegahan stunting menjadi prioritas utama pembangunan indonesia. Presiden Joko Widodo juga telah menetapkan 100 daerah sebagai prioritas penanganan masalah ini dan Desa Dakung merupakan salah satu daerah yang dikunjungi untuk melihat sejauh mana program ini bekerja.

“Dalam pelaksanaan program ini, konvergensi adalah kata kunci. Yaitu bagaimana program yang masuk meliputi intervensi gizi, pemberian vitamin, pembangunan sanitasi air bersih dan pendidikan anak usia dini dapat diakses oleh ibu hamil dan balita,” jelas Wapres.

Pada kesempatan tersebut, Wapres beserta rombongan, juga meninjau Pos Kesehatan Desa Dakung, Posyandu Terintegrasi, TK Shaufal Khairy, serta meninjau Kegiatan Program Keluarga Harapan di desa Dakung.

 

Sumber: www.kemenkeu.go.id

Editor: Eva Ulpiati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here