Balai Induk (Broodstock Centre) Terbesar Di Indonesia Dibangun Di Musirawas

by -252 views

Foto : Bupati Musirawas, H Hendra Gunawan yang Juga Dewan Pembina DPK Jaman Musirawas.

JAMAN, Nasional (13/8)- Ketua Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) Kabupeten Musirawas Sumatera Selatan, Rudy Setiyono menyambut baik telah dihibahkannya 40,9 Hektar lahan untuk dijadikan Balai Induk (Broodstock Centre) Perikanan  kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Dengan dibangunnya Balai Induk Perikanan di Musirawas ini menunjukkan bahwa program Nawacita presiden Jokowi semakin bergelora di seluruh wilayah Indonesia.”Kata Rudy.

JAMAN Musirawas berharap apabila Balai Induk ini berhasil dibangun ditahun 2017 nanti, program Nawacita kita yaitu  Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. 

Dan Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya, serta Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik dapat terwujud.

Diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) telah menyerahkan lahan seluas 40,9 hektar di Desa Babat STL Terawas ke Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Lahan tersebut untuk dibangun Balai Induk (Broodstock Center) perikanan akan menjadi terbesar di tingkat Nasional setelah Jambi dan Sukabumi. 

Sebagaimana dirilis di Harian Silampari, Bupati Mura, H.Hendra Gunawan mengatakan penyerahan hibah itu mengingat bangunan Broodstock Center sudah dilakukan sejak tahun 2010 yang lalu. Tetapi, selalu terkendala baik aturan dan perizinan yang berubah. Sehingga, diharapkan Broodstock dapat segera dibangun setelah lahan dihibahkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. 

“Kami berharap Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dapat melakukan pembangunan. Karena, berimbas dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,”jelas H.Hendra Gunawan Jum’at (12/8).

Usai Penyerahan hibah lahan ke Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Dr Ir Slamet Soebjakto di Gedung Mina Bahari IV Jalan Medan Merdeka Timur No 16 Jakarta Pusat. 

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk proses lahan yang dihibahkan sudah lengkap dan tidak ada masalah. Karena, pembangunan Balai Induk perikanan merupakan terbesar di se-Indonesia. Bahkan untuk sektor pengairan didukung irigrasi primer dan sekunder yang telah terbangun sejak zaman penjajah. 

“Kita berterima kasih Kementerian Kelautan dan Perikanan langsung memberikan apresiasi. Tahun 2017 ini direalisasikan pembangunannya,”terangnya. 

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Dr Ir Slamet Soebjakto menjelaskan, pembangunan Broodstock Center sendiri mendapat apresiasi langsung dari Bupati Mura, H Hendra Gunawan. Bahkan, datang menyerahkan surat hibah lahan untuk Broodstock dan terbesar di Indonesia seluas 40.9 ha di Kecamatan STL Terawas. Bahkan, Tahun 2017 mendatang akan dianggarkan pembangunan Broodstock Center perikanan tersebut. Karena, sudah ada Broodstock yang dibangun seperti Jambi seluas 20 hektar, Sukabumi 10 hektar. Nah, Mura bupati sendiri menyiapkan 40,9 hektar. 

“Kita buat dilokasi itu juga kawasan budidaya, pembenihan, pengolahan juga. Bahkan, kita buat kawasan ikan lokal yang ada. Sehingga, seluruh perikanan bisa terpenuhi,”pungkasnya. (Red/hs).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *