Sunday , June 26 2022
Home / Ekonomi / BI: Uang Beredar Tumbuh Melambat

BI: Uang Beredar Tumbuh Melambat

Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh melambat pada Mei 2018. Posisi M2 tercatat sebesar Rp 5.436,6 triliun pada Mei 2018 atau tumbuh 6,1% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada April 2018 sebesar 7,5% (yoy).

Hal itu sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi Bank Indonesia (BI) terkait uang beredar bulan Mei 2018 yang mengalami pertumbuhan melambat, di Jakarta, Rabu (4/7).

Dalam rilis tersebut, BI menyebutkan bahwa perlambatan pertumbuhan M2 dipengaruhi oleh seluruh komponennya, terutama komponen uang kuasi.

“Uang kuasi tumbuh melambat dari 6,6% (yoy) pada April 2018 menjadi 4,8% (yoy) pada Mei 2018. Sementara itu, uang beredar dalam arti sempit (M1) tumbuh 10,1% (yoy) pada Mei 2018, relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 10,2% (yoy),” bunyi rilis itu.

Terkait faktor pengaruh, BI mengungkapkan bahwa perlambatan pertumbuhan M2 disebabkan oleh perlambatan aktiva luar negeri bersih serta kontraksi operasi keuangan pemerintah.

“Pertumbuhan aktiva luar negeri bersih pada Mei 2018 tercatat 0,4% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 6,4% (yoy),” ungkap keterangan tersebut.

Kontraksi operasi keuangan pemerintah tercermin dari penurunan pertumbuhan tagihan kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dari 12,5% (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi 8,7% (yoy) pada Mei 2018.

“Perlambatan pertumbuhan M2 tersebut tertahan oleh akselerasi pertumbuhan kredit yang tercatat sebesar Rp 4.908,9 triliun atau tumbuh 10,2% (yoy) pada Mei 2018, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 8,9% (yoy),” jelas BI dalam keterangan itu.

Dampak peningkatan suku bunga kebijakan Bank Indonesia terhadap suku bunga kredit dan simpanan berjangka masih terbatas. Perkembangan suku bunga sampai dengan Mei 2018 tercatat masih melanjutkan dampak penurunan suku bunga kebijakan Bank Indonesia di periode sebelumnya.

“Pada Mei 2018, rata-rata tertimbang suku bunga kredit perbankan tercatat sebesar 11,06% atau turun 4 basis poin dari bulan sebelumnya,” terang BI.

Sementara itu, suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 3, 6, 12 dan 24 bulan pada Mei 2018 masing-masing tercatat sebesar 5,79%, 6,14%, 6,34%, dan 6,74%, turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 5,83%, 6,16%, 6,37%, dan 6,78%.

 

Sumber: www.bi.go.id

Editor: Eva Ulpiati

About redaksi

Check Also

RI Terapkan DMO Migor Usai Cabut Larangan Ekspor CPO

Jamaninfo.com, Ekonomi – Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa ekspor minyak goreng dan minyak sawit mentah (CPO) akan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.