Home Nasional Menko Polhukam: Penyebar ’Hoax’ Penanganan Gempa Bumi di Sulteng akan Ditangkap

Menko Polhukam: Penyebar ’Hoax’ Penanganan Gempa Bumi di Sulteng akan Ditangkap

70
0
SHARE
Sumber foto: http://setkab.go.id

Menko Polhukam Wiranto menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam atas terjadinya musibah bencana gempa bumi dan tsunami di sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi  Tengah (Sulteng). Pemerintah  berusaha melakukan langkah-langkah untuk meringankan beban yang terdampak yang ada disana.

“Semua usaha yang kita lakukan sudah cukup maksimal. Kalau disana-sini ada kekurangan, kami mengharapkan masukan disampaikan langsung ke pemerintah untuk segera bisa dikoreksi,” kata Wiranto usai Rapat Terbatas mengenai Penanganan Dampak Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (2/10).

Wiranto menekankan bahwa jangan sampai muncul berita bohong yang dapat meresahkan masyarakat. “Ïtu yang saya kira tidak enak, tidak elok,” ujarnya.

Maka itu, lanjut Wiranto, Presiden telah menginstruksikan kepada Kapolri siapapun pada saat kita mendapatkan bencana ini sedang prihatin dan memanfaatkan keprihatinan ini untuk kepentingan kepentingan tertentu yang justru meresahkan masyarakat akan segera ditangkap.

“Karena itu, merupakan hal yang justru merugikan kita semua sebagai satu bangsa yang sedang  melakukan suatu proses membangun, terutama untuk meringankan penderitaan para terdampak dari apa yang terjadi di Palu dan sekitarnya,” terangnya.

Terkait penanganan dampak bencana gempa bumi dan tsunami, Wiranto menjelaskan bahwa pemerintah akan menyampaikanberita-berita resmi itu lewat beberapa pintu yang pasti. “Kita tadi telah menunjuk dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk nanti salah satu pintu untuk memberikan penjelasan yang akurat kepada masyarakat. Sedang penjelasan-penjelasan lain ya tentu nanti akan disesuaikan dengan pokok pembicaraan atau pokok informasi yang telah nanti akan disusun oleh badan resmi yang kita tunjuk,” tambahnya.

 

Sumber: http://setkab.go.id

Editor: Eko “Gajah”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here