Home / Ekonomi / Pertumbuhan Ekonomi Diperkirakan 5,2 Persen hingga 5,6 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Diperkirakan 5,2 Persen hingga 5,6 Persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo melaksanakan rapat kerja (raker) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI guna membahas penyampaian dan pengesahan laporan Panitia Kerja (Panja) dalam rangka pembicaraan pendahuluan RAPBN 2019.

Dalam raker tersebut, disepakati Panja dalam asumsi dasar, kebijakan fiskal, pendapatan, defisit dan pembiayaan, salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi 2019 diperkirakan berada di kisaran 5.2%-5.6%. Selain itu, disekati laju inflasi berkisar 2.5%-4.5%, nilai tukar rupiah Rp13.700-14.000 dan tingkat bunga SPN-3 bulan berkisar 4.6%-5.2%.

“Ini laporan yang lengkap, sangat sinkron dan harmonis dengan apa yang ingin kita capai melalui instrumen fiskal di tahun 2019,” ujar Sri Mulyani di ruang rapat Banggar, Senayan, Jakarta, Rabu (11/07).

Sri Mulyani menerangkan, terkait harga minyak mentah, Panja sepakat memutuskan pada kisaran USD 60-70 per barrel, sedangkan lifting minyak dan gas bumi pada kisaran 1.932-2.105 ribu barel per hari.

Menurutnya, perkiraan tersebut berasal dari lifting minyak bumi sebesar 722-805 ribu barel per hari dan lifting gas bumi sebesar 1.210-1.300 ribu barel setara minyak per hari.

“Keseluruhan laporan ini akan sangat berguna bagi kami dalam menyusun nota keuangan. Ini adalah proses yang sangat baik bagi penyusunan RAPBN 2019,” terangnya.

Dalam raker tersebut juga disetujui hasil laporan Panja-Panja untuk dibawa dalam Rapat Paripurna. “Ini suatu awal yang bagus dalam proses kita menyusun RAPBN 2019 sehingga kita bisa mendesain sebaik mungkin agar bisa menjadi instrumen yang menjaga kita semua dalam menghadapi ketidakpastian,” pungkas Sri Mulyani.

 

Sumber: www.kemenkeu.go.id

Editor: Eva Ulpiati

About redaksi

Check Also

Kamajuan Ekonomi Lampung Bukti Nyata Keberhasilan Kebijakan Ekonomi Pemerintah

JAMANINFO.COM, Lampung - Kebijakan ekonomi pemerintah saat ini dinilai sudah tampak dan terasa oleh masyarakat Lampung. Menurut Akademisi IAIN Lampung Titut Sudiono, pembangunan infrastruktur di Lampung dapat menggerakan ekonomi masyarakat Lampung secara kongkrit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *